Tips Budidaya Tanaman Sirih Merah



www.pixabay.com
 Cara menanam sirih merah di pot atau polybag menjadi salah satu alternatif untuk membudidayakan tanaman ini. Sebelum mengulas tentang cara menanamnya, sebaiknya kenali dulu apa yang menjadi keunggulan dari tanaman sirih merah ini.

Sirih merah atau yang dikenal dengan nama latin Piper crocatum merupakan tanaman yang tergolong dalam famili Piperaceae. Tanaman ini tumbuh dengan cara merambat. Tanaman sirih merah memiliki batang yang berwarna hijau keunguan, tidak memiliki bunga, dan berdaun lebar berbentuk hati dengan ujungnya yang meruncing.

Sesuai dengan namanya, daun dari tanaman sirih merah ini berwarna merah marun dan memiliki aroma yang sangat kuat seperti wangi khas daun sirih.
  • 1. Persiapan Alat dan Bahan untuk Menanam Sirih Merah
        Cara menanam sirih merah sangat mudah dan dapat dilakukan di rumah. Sebelum memulai kegiatan bercocok tanam sirih merah, ada beberapa alat dan bahan yang perlu disiapkan.

  • Pot atau polybag yang telah dilubangi pada bagian bawah
  • Tanah merah
  • Pasir
  • Pupuk kompos
  • Gunting
  • Tanaman sirih merah
  • Air secukupnya
  • Cara Menanam Sirih Merah
 Jika alat dan bahan sudah disiapkan, maka tahapan berikutnya adalah menanam sirih merah ke media yang sudah disediakan. Sebelum bercocok tanam, silakan pilih terlebih dahulu metode menanam sirih merah yang menurut Anda paling mudah untuk dilakukan. 

Ada 4 teknik yang dapat dilakukan untuk membudidayakan atau menanam sirih merah, yaitu sebagai berikut.



  • Teknik Stek
    http://ilmubudidaya.com/wp-content/uploads/2017/08/sirih-dengan-stek-300x236.jpg
    Teknik stek merupakan salah satu cara menanam sirih merah yang dapat Anda praktikkan di rumah. Caranya cukup mudah, namun hal yang paling berperan penting untuk kesuksesan pertumbuhan tanaman ini adalah pemilihan batang atau sulur sirih merah yang tepat. 

    Disarankan batang atau sulur yang Anda gunakan adalah yang tua. Panjang batang atau sulur yang dianjurkan adalah sepanjang dua ruas, dengan daun yang tumbuh sekitar 2-3 helai. Setelah memotong batang sirih merah dan menyiapkan media tanam.
    Langkah berikutnya adalah sebagai berikut.
  • Campurkan kompos, tanah, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1.
  • Masukkan ¾ campuran tersebut ke dalam pot atau polybag.
  • Tanam batang sirih merah di dalam pot atau polybag.
  • Tutupi kembali dengan campuran tanah, pasir, dan kompos tersebut.
  • Siram dengan air secukupnya. Ingat! Jangan menyiram secara berlebihan.
  • Letakkan di tempat yang teduh.

  • Teknik Stek Air

http://ilmubudidaya.com/wp-content/uploads/2017/08/sirih-stek-air-300x225.jpg

Teknik stek air ini sebenarnya hampir mirip dengan teknik stek. Yang membedakannya hanyalah media tanam yang digunakan. Dalam teknik stek, cara menanamnya dengan menggunakan media tanah, sedangkan teknik stek air menggunakan media air terlebih dahulu untuk merangsang tumbuhnya akar. 

Berikut adalah langkah-langkah cara menanam sirih merah dengan teknik stek air.
  • Potong batang atau sulur sirih merah yang tua sepanjang dua ruas (memiliki daun 2-3 helai).
  • Siapkan botol bekas yang dipenuhi air.
  • Masukkan batang atau sulur sirih merah ke dalam botol yang telah dipenuhi air.
  • Letakkan di tempat yang teduh.
  • Pantaulah pertumbuhan akar setiap harinya.
  • Jika sudah tumbuh akar yang cukup panjang, pindahkanlah bibit tanaman tersebut ke media tanah.
  • Teknik merunduk

http://ilmubudidaya.com/wp-content/uploads/2017/08/mstek-merunduk-300x225.jpg

         Teknik merunduk bisa dilakukan jika Anda memiliki tanaman sirih merah yang batang atau sulurnya sudah panjang. Batang  atau sulur yang panjang ini menjadi syarat bercocok tanam dengan teknik merunduk.
  • Siapkan pot atau polybag
  • Siapkan campuran tanah, kompos, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1
  • Masukkan ¾ campuran itu ke dalam pot atau polybag
  • Siapkan tanaman sirih merah
  • Ambil sulur sirih merah dan rundukkan ke media tanah
  • Tutupi sulur yang telah dirundukkan dengan campuran tanah tersebut
  • Siram dengan air secukupnya
  • Pantaulan hingga tumbuh akar baru
  • Potonglah sulur untuk memisahkan tanaman sirih merah dengan bibit yang baru.
  • Teknik mencangkok

http://ilmubudidaya.com/wp-content/uploads/2017/08/sirih-cangkok-300x225.jpg

        Teknik mencangkok biasanya dilakukan pada pohon-pohon berkayu atau dengan batang yang besar. Namun nyatanya, teknik ini juga dapat diaplikasikan pada tanaman sirih merah walau ada langkah dari mencangkok yang dilewati, seperti  mengupas bagian terluar batang yang ingin dicangkok. Berikut adalah langkah-langkah mencangkok tanaman sirih merah.
  • Siapkan tanah, plastik transparan, dan tali rafia.
  • Siapkan tanaman sirih merah yang ingin dicangkok.
  • Tentukan bagian sulur sirih merah yang ingin dicangkok. Disarankan yang memiliki akar-akar halus pada sulurnya.
  • Kepalkan tanah pada bagian sulur tersebut.
  • Tutup dengan plastik transparan.
  • Ikat dengan tali rafia.
  • Beri lubang-lubang kecil pada cangkokan sebagai tempat masuknya udara.
  • Pantaulah pertumbuhan akar.
  • Jika akar sudah tumbuh, potonglah sulur tersebut.
  • Tanam dengan media tanah di dalam pot atau polybag.
  • Perawatan Tanaman Sirih Merah
            Pemeliharaan tanaman sirih merah ini tidak dapat digolongkan mudah, namun tidak juga tergolong sulit. Salah dalam menerapkan metode perawatan akan berdampak pada gagalnya pertumbuhan sirih merah. Beberapa hal yang perlu dilakukan untuk merawat tanaman sirih merah ini adalah sebagai berikut.
  • Usahakan menggunakan tanah merah sebagai media tanam.
  • Tidak disarankan untuk memberi pupuk secara berlebihan.
  • Jika memberi pupuk, letakkanlah pupuk jauh dari pangkal akar untuk menghindari batang membusuk.
  • Siram tanaman dua kali sehari secara rutin. Seiring bertambahnya usia tanaman, kurangilah frekuensi menyiramnya, seperti sekali dalam sehari atau dua hari sekali.
  • Letakkan di tempat teduh atau hindari dari paparan matahari secara langsung.
  • Hindari untuk memetik daun sirih merah secara terus-menerus pasca panen.
  •   Proses Panen Tanaman Sirih Merah 
 Tanaman sirih merah merupakan tanaman yang memerlukan waktu yang cukup lama untuk menghasilkan daun. Untuk menghasilkan 5-7 helai daun bisa membutuhkan waktu hingga satu setengah bulan. Untuk memanen tanaman sirih merah biasanya bisa dilakukan di bulan keempat. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses memanen, yaitu:
  • Pastikan tanaman sirih merah sudah menghasilkan 15-20 helai daun.
  • Pilihlah daun yang berumur sedang (tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda)
  • Pilihlah daun dengan ciri-ciri tebal dan kaku, serta ukurannya 5 – 10 cm
  • Petiklah daun mulai dari bawah ke atas.
  • Upayakan untuk memetik daun terbawah dengan jarak minimal 60 cm dari permukaan tanah.
  • Hindari memetik daun yang kotor, terutama saat musim hujan (karena akan banyak cipratan tanah).
http://ilmubudidaya.com/wp-content/uploads/2017/08/sirih-merah-di-pot-300x225.jpg

Tips Menanam Sirih Merah di Pot

Berikut ini adalah cara menanam sirih merah yang dapat Anda lakukan di rumah dengan menggunakan pot atau polybag.
  1. Siapkan pot atau polybag
  2. Siapkan dan campurkan tanah yang gembur, kompos, dan pasir sebanyak 1:1:1
  3. Siapkan sulur sirih merah yang telah dipotong sepanjang dua ruas dan memiliki daun 2-3 helai
  4. Masukkan campuran tanah sebanyak ¾ bagian.
  5. Masukkan sulur sirih merah ke dalam pot.
  6. Masukkan sisa tanah untuk menutupi bagian sulur bawah.
  7. Pastikan posisi sulur berdiri lurus dan kokoh, tidak miring.
  8. Siram dengan air secukupnya.
  9. Letakkan di tempat yang teduh
Begitulah cara menanam sirih merah di pot, mudah dan praktis.

Karakteristik Tanaman Sirih Merah

Tanaman ini menjadi jarang ditemui karena tidak dapat tumbuh di segala tempat dan mudah mati jika pemeliharaannya salah. Untuk itu, Anda perlu mengetahui beberapa sifat dari tanaman sirih merah ini. Beberapa sifatnya adalah sebagai berikut.
  • Hanya membutuhkan 60-75% cahaya matahari.
Tanaman sirih merah lebih menyukai tempat teduh untuk tumbuh. Jika tanaman ini terlalu banyak terpapar sinar matahari secara terus menerus, maka pertumbuhan daun tidak akan lebar (cenderung kecil-kecil), warnanya pudar, buram, dan tidak menarik
  • Tidak tahan kelebihan air dalam tanah
Tanaman ini juga tidak boleh terkena air hujan atau disiram secara berlebihan. Kelebihan air pada tanaman ini dapat menyebabkan batangnya membusuk dan daunnya perlahan akan rontok. Hal ini dapat menyebabkan tanaman sirih merah mati.

Belum ada Komentar untuk "Tips Budidaya Tanaman Sirih Merah "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel